Jepang Menarik Pajak Nixing atas Kemenangan Kasino Orang Asing

Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang akan menerapkan perubahan pada sistem pajak resor terintegrasi yang direncanakan, kata ketua investigasi pajak partai, Akira Amari, pekan lalu.

Perubahan tersebut akan dimasukkan dalam reformasi pajak 2021 negara yang akan diresmikan pada bulan Desember.

Terkait resor terintegrasi, LDP pekan lalu membahas caranya kemenangan pelanggan kasino akan diperlakukan di negara ketika tempat perjudian pertama dibuka.

Jepang melegalkan perjudian kasino pada Desember 2016. Pemerintah pusat negara itu berencana untuk memberikan penghargaan hingga tiga lisensi kasino ke kota dan prefektur Jepang yang tertarik dan mitra sektor swasta mereka. Di bawah hukum Jepang, perjudian bergaya kasino hanya dapat berlangsung dalam kompleks multiguna yang dikenal sebagai resor terintegrasi.

Laporan muncul akhir tahun lalu bahwa anggota parlemen Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan file yang disebut pemotongan pajak tentang kemenangan oleh orang asing non-residen yang berjudi di kasino masa depan negara itu. Jenis sistem perpajakan ini dipertimbangkan karena dapat memfasilitasi penyelidikan dan penyelidikan pajak di masa mendatang.

Sistem tersebut melibatkan pemungutan pajak atas selisih antara nilai chip yang dibeli oleh orang asing non-residen dan jumlah chip yang diubah kembali menjadi uang tunai. Anggota parlemen juga dipahami telah mempertimbangkan untuk mewajibkan operator kasino untuk menyimpan catatan tentang pembelian chip dan hasil menang-kalah.

Pajak atas Kemenangan Bisa Dihapus

Mr Amari minggu lalu mengatakan kepada wartawan bahwa LDP berencana untuk memperkenalkan perubahan pada sistem yang berkaitan dengan perpajakan resor terintegrasi dan fasilitas kasino mereka dan bahwa semua masalah perlu diselesaikan karena operator kasino bisa mundur dari rencana mereka untuk menawar hak tersebut. untuk menjalankan perusahaan game di Jepang.

Pak Amari berkata bahwa kami anggota parlemen tidak memutuskan “Sistem perpajakan”, hal-hal akan terjadi “Benar-benar tidak dapat diprediksi” dan tidak ada operator yang mau terlibat.

Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang telah meminta reformasi pajak 2021 menghilangkan kebutuhan untuk pemotongan pajak atas kemenangan pelanggan kasino asing dan menyerukan agar kemenangan ini diumumkan pada pengembalian pajak sebagai pendapatan sementara.

Pak Amari mengatakan bahwa akan ada diskusi untuk memastikan bahwa kemenangan pemain asing bebas pajak karena mengenakan pajak akan menghalangi pelanggan dan akan membebani operator kasino yang tidak perlu.

Pemerintah pusat Jepang awalnya berencana untuk mulai menerima aplikasi lisensi dari kota / prefektur dan mitra sektor swasta mereka 4 Januari hingga 30 Juli 2021. Namun, pandemi Covid-19 dan gangguan yang ditimbulkannya di hampir setiap aspek kehidupan mengakibatkan rentang waktu tersebut mundur sembilan bulan.

Di bawah garis waktu baru, lamaran akan diambil antara 1 Oktober 2021 dan 28 April 2022. Pemerintah negara juga belum menyelesaikan Kebijakan Dasar tentang resor terintegrasi, kerangka kerja yang akan mengatur pendiriannya.

Ikuti kami di Facebook dan Indonesia untuk tetap mengikuti berita berita kasino teratas hari itu